Ajaib. Mungkin itu kata-kata yang bisa menggambarkan apa yang dialami oleh kakek berusia 82 tahun asal Russia ini. Hampir seumur hidupnya, si kakek--yang tidak disebutkan namanya--hidup dengan sebutir peluru di sela-sela otaknya.
Seperti dilansir Dailymail, Jumat (30/12/2011), kakek itu ditembak di kepalanya saat ia masih berusia tiga tahun oleh seorang kakaknya. Namun saat itu, peluru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar